Ia bersyukur para korban mendapatkan penanganan medis dengan cepat. Berdasarkan informasi yang diterimanya saat meninjau rumah sakit, kondisi anak-anak secara umum dilaporkan membaik dan sebagian di antaranya sudah diperbolehkan pulang.
“Alhamdulillah, hal ini sudah ditangani dengan baik oleh dokter. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa, dan anak-anak sudah membaik. Jumlahnya kurang lebih 100 orang,” katanya.
Edo menjelaskan, anak-anak yang terdampak berasal dari beberapa kelompok, yakni siswa SD Kalijaga, anak-anak TK Teratai, serta sejumlah anak yang berasal dari kegiatan Posyandu.
Terkait jenis makanan yang diduga menjadi penyebab kejadian tersebut, Effendi menyebut sejumlah menu, di antaranya telur puyuh dan putih telur. Namun, penyebab pasti dugaan keracunan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.













