Langkah ini sinyal kuat bahwa Jokowi tidak sepenuhnya melepaskan kendali politiknya. Sebaliknya, ia sedang merancang jalur politik yang akan menjamin keberlanjutan pengaruhnya, bahkan melalui anak-anaknya. Transisi kekuasaan ini tidak hanya sekadar peralihan dari satu presiden ke presiden berikutnya, tetapi juga sebuah transformasi politik yang melibatkan penguatan dinasti politik keluarga Jokowi.
*Kabinet Prabowo Bayang-Bayang Jokowi*
Sinyal pengaruh kuat Jokowi juga semakin nyata setelah susunan kabinet Prabowo mulai terbentuk. Pada 14 Oktober 2024, beberapa nama calon menteri telah dipanggil menghadap Prabowo, dan yang hadir sebagian besar adalah loyalis Jokowi, orang-orang yang selama ini mendukung kebijakan-kebijakannya. Ironisnya, meskipun Prabowo adalah presiden terpilih, publik menilai kabinet tersebut lebih banyak didominasi oleh pendukung Jokowi dibandingkan dengan sosok-sosok yang benar-benar mewakili visi dan misi Prabowo sendiri.












