“PTPN IV PalmCo ini paling cepat (hadir membantu). PTPN mantap,” ujar Wakil Bupati Ismail.
Ia mengapresiasi respons perusahaan yang dinilainya hadir sejak masa darurat hingga fase pemulihan. “Kehadiran mereka bukan hanya membantu secara fisik, tapi juga memberi ketenangan bagi warga kami. Harapan kami, semua bantuan ini menjadi amal ibadah,” katanya.
Selain Sekolah Alam Darurat untuk anak usia 6–12 tahun, bantuan yang disalurkan meliputi ratusan paket nutrisi ibu dan anak, paket alat tulis sekolah, serta sepatu sekolah hasil kolaborasi dengan BenihBaik Indonesia. Di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan pascabencana, Sekolah Alam menjadi ruang sementara agar anak-anak tetap belajar, bermain dan pulih dari trauma.
Andy F. Noya menilai, fasilitas tersebut penting agar bencana tidak memutus masa depan generasi muda. “Secara psikologis, anak-anak dan keluarganya perlu diyakinkan bahwa mereka tidak ditinggalkan. Sekolah Alam ini bukan sekadar tempat belajar, tapi simbol bahwa ada harapan dan masa depan yang terus diperjuangkan,” katanya.











