Jakarta, BEDAnews.com
Ketua panitia MHQH Asia Pasific Hobah M Syamsi menjelaskan, Musabaqah Hafalan Quran dan Hadis (MHQH) tingkat nasional yang diselenggarakan beberapa waktu lalu di Jakarta, adalah lanjutan MTQ sebelumnya yang menjadi juara sebelumnya yang menjadi peserta MTQ Internasional Hafalan Quran dan Hadis ke-7.
“Kegiatan ini, selain untuk mencerai bibit-bibit baru, dalam hafalan Quran dan hadist dengan tujuan untuk membangun ajang silaturahmi umat Islam antar dunia, selain untuk menjaga keaslian kemurnian bacaan Al Quran dan hadist,” tegas Sabah M. Syamsi Ketua Panitia, saat diwawancarai wartawan.
MHQH ke-7, tambahnya yang diikuti 103 orang peserta dari 20 negara Asia Pasific mengikuti lomba Musabaqah hafalan Quran dan Hadist Internasional Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz ke-7 yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal Jakarta – Masjid terbesar di Asia Tenggara kebanggaan umat Islam dan bangsa Indonesia.
Para peserta berasal dari Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Philipina, Thailand, Myanmar, Kamboja, Kazakhstan, Rusia, Cina, Bosnia, Hongkong, Timor Leste. Australia, New Zealand, serta tuan rumah Indonesia. Shobah menambahkan, peserta berkompetisi dalam 5 cabang perlombaan, yaitu hafalan 30 juz, 20 juz, 15 juz dan 10 juz serta hafalan hadist sebanyak 500 hadist.
MTQ Asia – Pasific kali ini, panitia telah menyiapkan hadiah berupa uang bagi para pemenang, juga ibadah haji bagi pemenang. Antara lain juara 1, 2 dan 3 semua ada 15 pemenang. “Hadiah uang dan ibadah haji bagi para pemenang,” tegasnya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan bagi para peserta dan khususnya para pemenang akan lebih giat belajar untuk meningkatkan kualitas kemampuan mereka masing-masing. Disisi lain, kerjasama antara Negara juga harus ditingkatkan lebih baik lagi.
Tentang pendanaan untuk melaksanakan MTQH dan hadist ini dibiayai oleh Pangeran Sultan bin Abdul Aziz. Kerjasama Indonesia – Arab Saudi ini, semakin baik dan erat dalam membina – meningkatkan silaturahmi dan pengembangan dakwah Islamiyah.
Sementara itu, Syeikh Ibrahim Al Khulafie, Direktur mengatakan, memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Indonesia, sangat senang diundang untuk mengikuti MHQH yang menjadi tuan rumah. Oleh karena itu Pemerintah Arab Saudi memberikan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia dan masyarakat Indonesia dalam membangun Ukhuwah islamiyah serta dakwah antar dunia.
Untuk itu, ke depan mengharapan, kegiatan ini akan lebih baik, bermanfaat, “Karena untuk belajar dan menghafal Al quran dan hadist merupakan bagian penting bagi umat Islam. Al Quran merupakan pedoman hidup dan hadist adalah untuk menjelaskannya. “Dengan demikian, untuk pembentukan generasi yang qurani dalam kehidupan sehari-hari,” tegas nya. (WAR) Teks foto Direktur (Kanan), Kiri. Shobah M. Syamsi.












