CILACAP, BEDAnews : Menyandang predikat SD percontohan, Sekolah Dasar Negeri Tayem 1 yang merupakan salah satu SD Negeri percontohan di UPT Disdikpora kecamatan Karangpucung kabupaten Cilacap di desa Tayem Barat, telah menunjukan kemajuannya.
"Kami berusaha mewujudkan predikat SD percontohan setelah saya datang ke sekolah ini sebagai kepalanya", kata Risjo kepala sekolah SD saat dihubungi bedanews.com. Pada waktu itu, lanjutnya, belum lama ia bertugas disini, pihaknya mendapatkan bantuan rehab kontraktual dan mebelair untuk mendukung kenyamanan siswa dalam belajar.
Untuk mendukung perkembangan kemajuan pendidikan untuk SD percontohan, SD tersebut telah menyelesaikan gedung untuk perpustakaan meskipun belum di gunakan karena belum ada pengesahan. "Saya merasa bersyukur perpustakaan sudah ada meskipun baru gedungnya saja dan isinya belum ada" kata Risjo.
Bagi Risjo, dengan waktu yang relatif singkat selain rehab dan pengadaan mebelair, pembangunan gedung perpustakaan yang pendanaannya dari DAK itu merupakan suatu bukti perkembangan dan kemajuan di SD percontohan dengan membawahi 9 SD di tiga desa. Sekolah tersebut juga merupakan SD gugus Ahmad Yani yang juga membawahi 6 SD.
“Menurut saya, ini bukti perkembangan, setelah lama meniadi SD percontohan belum mempunyai gedung perpus, dan pada waktu belum lama disini saya menargetkan pembangunan gedung perpus pada tahun 2017 tapi tahun 2016 sudah selesai", jelasnya.
Tidak hanya itu, lanjut Risjo, sekolah telah menyelesaikan Mushola yang cukup luas. Pembangunan Mushola itu hasil dari kerjasama dengan wali murid melalui pengurus komite. Setelah sarana tersebut terselesaikan pembangunannya, program yang akan dilakukan sudah disiapkan untuk menunjang predikat percontohan.
SD Tayem 1 ini sudah menyiapkan program pendidikan berkarakter melalui pendekatan keimanan dan ketaqwaan, antara lain melakukan sholat berjamaah bersama siswanya dan guru secara terjadwal sebagai imam sholat.
Program lainnya melakukan pendekatan buku dengan siswa, "kami akan melakukan penjadwalan ke setiap kelas untuk peminjaman buku, yang pada akhirnya nanti siswa akan terbiasa dan dekat dengan buku" kata kepala sekolah yang mempunyai keoptimisan tinggi ini.
Selain itu pendidikan berkarakter di sekolah itu juga diterapkan pada kebersihan lingkungan, program yang dilaksanakan dengan penjadwalan setiap dua orang guru utuk bertanggung jawab setiap harinya. Guru tersebut memberikan contoh dan mengajak siswa menjaga kebersihan setiap harinya.
"Kedepannya kami juga akan mengupayakan untuk membuat taman belajar di depan area mushola untuk mendukung kenyamanan siswa dalam belajar diluar ruangan dan juga menyediakan tempat parkir", katanya.
Tempat parkir yang masih di halaman kelas akan di tempatkan di area toilet yang sekarang dan toilet akan di geser ke sebelah Mushola, lanjut Risjo. Karena sekolah percontohan tersebut belum memiliki tempat parkir yang ideal, kendaraan ditempatkan tidak pada tempatnya bahkan ketika ada pertemuan KKG dan pertemuan lainnya banyak kendaraan yang diparkir dipinggir jalan hingga didepan rumah warga.
"Setelah sarana terbangun semua, langkah pengamanan dilakukan dengan memagar sekolah agar semua sarana dan prasarana terjaga. Dan kesemuanya itu Risjo akan menargetkan hanya dengan kurun waktu 2 tahun dari sekarang. Itu targetan saya dua tahun kedepan", tandas Risjo.
"Ketika ada yang meragukan targetan saya, saya tidak maslah, karena keoptimisan yang saya miliki mempunyai dasar dan salah satu dasarnya adalah ketika manusia berencana berbuat baik bagi sesamanya maka Alloh memberikan jalanNya", jelasnya optimis.
Ketika semuanya itu sudah terlaksana, harapannya pendidikan di SD tayem 1 akan menjadi percontohan sebenar-benarnya dan akan mencapai pendidikan sempurna yang ideal seperti diprogramkan pemerintah juga yang diharapkan masyarakat. (Agus)













