“Dalam terapi penyembuhan, kita mengantisipasi dan penularan diturunkan. Intervectin dianggap dalam terapi cukup baik karena ada jurnal kesehatan yang declare hasilnya,” kata Erick saat konferensi pers virtual, sebagaimana dikutip CNN Indonesia (24/6).
“Semoga pandemi ini cepat berlalu, dan jangan lupa juga kita lakukan vaksinasi, karena jika sudah vaksin maka jika terpapar tidak fatal akibatnya, dan setelah vaksin masih terpapar itu karena lagi penyesuain lalu ada virus masuk, sementara kekebalan tubuh belum terbentuk maksimal, ngga apa – apa karena proses penyembuhan juga cepat,” ujar pengemar masakan pedas ini menutup pembicaraannya. (Red).











