“Kondisi seperti ini harus segera kita antisipasi, jangan sampai kita kalah cepat dari kelompok-kelompok radikal yang berusaha melakukan aksi untuk mengganggu stabilitas keamanan wilayah maupun nasional,” katanya.
Melalui amanat yang dibacakan, Pangdam berpesan agar drill latihan Purkota dilaksanakan secara rutin guna menjaga dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam menghadapi tantangan tugas kedepannya.
“Sebab kemampuan pertempuran kota bukan hanya milik pasukan khusus maupun Raider, melainkan seluruh satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, melalui kegiatan Press Rilis, Danrem mengatakan bahwa, kegiatan tersebut bukan hanya ditujukan untuk mengatasi ancaman keamanan, melainkan juga menjaga stabilitas ideologi Pancasila, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Tentunya semuanya akan tetap dikawal oleh prajurit Kodam IV/Diponegoro dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta.













