
Parni (55), seorang tokoh masyarakat Dukuh Ngipik mengungkapkan, masyarakat disini sangat mendukung kegiatan ini, kami tidak hanya kerja bakti saat siang hari, malam hari pun kami kerjakan. “Bersama Bapak-bapak TNI yang masih muda-muda ini kami tambah bersemangat membangun jalan Desa kami,” ungkapnya.
Ditanya mengapa juga harus bekerja saat malam hari, Tokoh Masyarakat Desa Bulu Lor itu menuturkan, jujur saja pak, saat ini sedang kemarau yang cuaca saat siang hari sangat panas, sehingga kalau bekerja pembangunan jalan begini benar-benar kepanasan, kalau malam hari lebih dingin cuacanya, ujarnya.
Lebih lanjut, Parni beralasan bahwa, warga masyarakat Dukuh Ngipik saat siang hari banyak juga yang bekerja, jadi mereka memiliki waktu untuk gotong-royong saat malam hari, sedangkan pengaturan tenaga kerjanya diatur oleh Kasun Ngipik, agar jumlah masyarakat yang gotong-royong tidak kebanyakan dan kekurangan jumlahnya.













