Untuk SATRIA 1, rencananya akan diluncurkan pertengahan tahun 2023 dengan kapasitas 150 Gbps dengan kecepatan internet 1 Mbps per titik lokasi, mengadopsi teknologi High Throuhput Satellite (HTS), slot orbit 146E dan orbit raising electric.
“Saat ini SATRIA 1 masih dalam proses produksi di Perancis oleh perusahaan Tales Alemania Space dengan roket peluncur Space X Falcon 9-5500 produksi Amerika Serikat. Rencana peluncurannya pada November 2023 di Florida,“ tambah Anang.
SATRIA 1 secara teknis dapat menyediakan kuota 1,14 GB/pengguna/bulan untuk melayani akses internet di 150 ribu titik layanan publik, yaitu fasilitas sekolah / pesantren (93.900 titik), pemda / kecamatan/ desa (47.900 titik), kantor polisi / TNI di wilayah 3T (3.900 titik), puskesmas / rumah sakit (3.700 titik), dan layanan publik lain (600 titik). (Red).













