Menurut Anggota Dewan Profesi dan Asosiasi MASTEL, Kanaka Hidayat, satelit menjadi pilihan terakhir dan satu-satunya teknologi yang dapat menjangkau daerah pinggiran yang tidak terjangkau teknologi terrestrial. “Satelit merupakan teknologi konservatif yang memiliki standar dan aturan main khusus yang diatur secara internasional tapi masih terus dibutuhkan hingga sekarang,” jelasnya.
SATRIA merupakan proyek strategis nasional berskema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan pola pembayaran ketersediaan layanan selama 15 tahun. Skema tersebut memiliki keunggulan jaminan proyek melalui PT. Penjamin Infrastruktur Indonesia.
Direktur Utama Bakti Kominfo, Anang Latif menjelaskan bahwa, Indonesia akan meluncurkan 3 satelit: SATRIA 1, SATRIA 2, dan SATRIA 3 dalam kurun waktu dari tahun 2023—2030.













