Cimahi, BEDAnews
Usai pergantian tahun 2012 lalu, tumpukan sampah tampak menggunung di lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) Cisangkan dan Pasar Kuda Sangkuriang Cimahi. Pasalnya, sejumlah armada angkutan sampah mengalami kerusakan.
Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Cimahi, Ade Ruhiyat membenarkan terjadinya peningkatan volume sampah tersebut. “Terdapat kerusakan armada pengangkut sampah Dum Truk yang sudah 4 hari lamanya belum selesai, antrian mobil pengankut sampah dan roda pengangkut sampah di Cisanganpun tak terhindarkan,“ terangnya.
Dia menjamin, tumpukan sampah tersebut Sabtu besok sudah harus bersih diangkut ke TPA Sari Mukti. Selepas malam pergantian tahun hingga Jum’at (4/1), akibat kerusakan dum truk, 135 ton hingga 140 ton sampah setiap harinya tak bisa dibuang seluruhnya.
Mekipun terjadinya kerusakan pada armada merupakan hal biasa, namun akibat kerusakan mobil pengangkut itu, menjadikan antrian truk dan roda pengangkut di lokasi TPS. Kerusakan Dum Truk sampah yang terjadi itu akibat sampah yang mengandung cairan dan zat asam, sehingga terjadi karatan pada truk pengangkut sampah.
Saat ini Kota Cimahi hanya memilki Armada pengangkut sampah sebanyak 27 unit, dan semuanya bergerak ketika tidak terjadi kerusakan. ”Sabtu besok perbaikan alat angkut sudah selesai dan besok penumpukan sampah tersebut sudah tidak ada lagi untuk dibawa ke TPA Sari Mukti,” janjinya.
Sementara menurut petugas TPS RW 14 Kelurahan Padasuka Cimahi, Hendi (33) petugas menunggu Dum Truk pengangkut sampah yang ada di UPTD Kebersihan Cisangkan. Saat ini sampah sudah menumpuk tinggi sehingga para petugas kesulitan lahan untuk menumpahkannya, maka sampah yang kami bawa dengan roda dua ini terpaksa menunggu antrian,“ tandasnya. (Bubun M)











