“Untuk individu bisa daftar langsung ke sini, bawa satu kilogram sampah sudah bisa menjadi nasabah, tinggal nanti menabung saja. Bisa ikut juga program nabung sampah jadi emas itu,” ucapnya.
“Kalau yang unit, itu juga kita free pengangkutan sampah kalau di atas 20 kilogram sampai 50 kilogram kita terima,” lanjutnya.
Sedangkan untuk sampah yang diterima, rata-rata Bank Sampah Resik menerima dus, PET (Botol plastik) bersih dan kotor, gelas minuman, macam-macam plastik, kresek, botol kaca hingga arsip.
“Tetrapak atau bungkus minuman susu yang kotak, kaleng, tembaga, botol kecap, kita menerima, dengan harga yang sudah ditentukan juga,” ucap Marina.
Ia mengungkapkan, dengan program nabung sampah jadi emas ini ada pula warga dari luar Kota Bandung yang tertarik dan ingin menjadi nasabah. Namun pihaknya hanya menerima dari Kota Bandung saja.













