Sementara itu, dalam Sambutan pembukaan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta para guru swasta juga memiliki program untuk mengantisipasi perkembangan zaman, khususnya mengenai transfer of knowledge dan transfer of value.
Meski sebenarnya, rata-rata para guru sudah memahami tantangan itu, namun dalam praktiknya, terutama guru honorer masih dihadapkan dengan beberapa masalah. Di antaranya terkait kesejahteraan guru di sekolah swasta.
Terkait hal itu, Ganjar mendorong yayasan yang menaungi agar lebih memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidiknya.
Selesai pembukaan dilanjutkan Seminar Nasional Pendidikan, dengan para Narasumber Nasional, diantaranya H. Muh.Zen, Adv, SAg, M.Si. Pembina PGSI dan Legislator DPRD Provinsi Jawa Tengah, Rizqy Rahmat Hani dari Yayasan Guru Belajar Jakarta, Kemenag dan Kemendikbud.













