Kalsel, BEDAnews.com
Suasana Rapat Pleno KPU Kalsel Sabtu (19/12/2015).di Mahakam Room Hotel Aria Barito tampak santai, minim protes keras dari saksi, Bawaslu atau peserta Pleno lainnya. Hingga jam 11.39 sudah 9 kabupaten yang menyampaikan laporannya, yakni KPU Kabupaten Tanah Laut, Kota Banjarbaru, Barito Kuala, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu, Banjar, Banjarmasin dan Tabalong. Dari kubu masing-masing pasangan calon gubernur sendiri hanya diwakili oleh tiga saksi.
Sejumlah protes yang disampaikan Bawaslu Kalsel kebanyakan hanyalah soal perbedaan jumlah pemilih PilBup yang lebih banyak dibanding pemilih PilGub, seperti yang terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu.
"Masyarakat lebih banyak menggunakan suaranya untuk memilih pemimpin kabupatennya. Ini juga jadi masukan buat kita," katanya.
Akhirnya jam 13.00 Wita Pleno KPU Kalsel resmi berakhir. Hasil rekapitulasi surat suara menghasilkan pasangan calon gubernur nomor urut dua Sahbirin Noor – Rudy Resnawan sebagai pemenang kontestasi Pilkada Kalsel 2015.
Dari hasil pleno, pasangan Sahbirin Noor-Rudy Resnawan unggul dengan perolehan 739.588 suara atau 41,09 persen dari jumlah pengguna hak pilih. Di urutan dua pasangan Muhidin-Gusti Farid Hasan Aman dengan meraih 725.585 suara atau 40,31 persen suara.Dua pasangan ini hanya berselisih 0,78 persen suara,
Sedangkan untuk pasangan Zairullah Azhar-M Syafei meraih 334.712 suara atau 18,60 persen. Total jumlah pemilih Pilkada Kalsel 2015 sebanyak 1.799.885 suara. "Mudahan hasil rapat hari ini menjadi anti klimaks buat seluruh tahapan Pilkada 2015," kata Ketua KPU Kalsel Samahudin Muharram.
Selanjutnya, selama 3 kali 24 jam setelah perhitungan selesai, dibuka kesempatan untuk melalukan gugatan bagi pasangan yang tidak puas dengan hasil Pemilu Kalsel 2015 (MN)













