Di sisi lain, Bhabinkamtibmas Polres Trenggalek berperan memperkuat komunikasi publik agar masyarakat tetap tenang dan tidak termakan informasi hoaks saat terjadi bencana. Pendekatan humanis Polri menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah situasi darurat.
Forum diskusi yang digelar dalam kegiatan ini menghasilkan sejumlah rumusan strategis, mulai dari deteksi dini, identifikasi titik rawan hingga mekanisme koordinasi antarinstansi. Ketiga pilar, TNI, Polri dan BPBD sepakat bahwa kecepatan respons hanya dapat dicapai melalui kolaborasi terpadu.
Sebagai tindak lanjut, dibentuk core team relawan Desa Tangguh di Sambirejo. Tim ini akan mendapat pelatihan lanjutan dari BPBD terkait manajemen posko, pertolongan pertama, hingga distribusi logistik. Langkah tersebut menjadi fondasi pembentukan Desa dengan sistem pertahanan bencana yang mandiri.













