Tidak hanya itu, lanjut Bahtra. Pihaknya juga mendapat keluhan terkait seputar konflik pertanahan. Dimana masih banyaknya lahan warga tempat selama ini mereka menggarap kebun, dikuasai oleh perusahaan.
Permasalahan lain yang ikut terungkap dalam kunjungannya ke masyarakat be adalah sulitnya akses komunikasi. Masih banyak Desa-desa yang tidak terjangkau jaringan atau sinyal internet maupun sinyal telpon. Padahal di era yang serba digital seperti saat ini, komunikasi menjadi sangat penting bagi masyarakat, salah satunya untuk meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat melalui penjualan online.
Terkait berbagai permasalah tersebut, Politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini berjanji akan membantu menyampaikan permasalah tersebut ke pihak terkait, seperti Kementerian Agraria dan tata ruang untuk konflik pertanahan. Serta kepada Fraksi nya di DPR RI untuk permasalahan yang menjadi bidang Komisi lainnya.













