Sebelumnya, salah seorang petani di Lembang Amang, mengaku sebelumnya dia menjual jeruknya ke perusahaan minuman kemasan dengan harga Rp 35 ribu per kilogram. Namun kali ini, harga jeruk anjlok hingga Rp 7 ribu per kilonya.
Lantaran kondisi itu, dirinya enggan memanen buah tersebut, dan membiarkannya berserakan di bawah pohonnya. Karena tidak dipanen, jeruk makin menguning kemudian jatuh, dan akhirnya membusuk.
“Kalau dipanen juga rugi. Hal ini juga dialami beberapa petani jeruk yang ada di sini,” pungkasnya. [*]
Page 3 of 3













