• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป RSHS Diminta Hentikan Sikap Diskrimantif

RSHS Diminta Hentikan Sikap Diskrimantif

Asep Budi by Asep Budi
25 Juni 2012
in Tak Berkategori
4
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Ketua Komisi E DPRD Jawa Barat, meminta Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) untuk menghentikan sikap diskriminatif terhadap pasien pengguna layanan Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah).

Hal ini diungkapkan Didin, Senin (25/6) dihadapan puluhan massa LSM Peduli Rakyat Miskin, Seniman Jalanan, gerakan aktivis Subang, yang menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Gedung Sate dan menyampaikan aspirasi mengeluhkan pelayanan RSHS yang dinilai buruk, ke Komisi E DPRD Jabar yang menangani masalah kesehatan.

Ditegaskan Didin yang didampingi Humar Dani, Hj Enok, dan Deden Darmansyah anggota komisi A dari FPDI Perjuangan, agar RSHS memperbaiki layanan kinerjanya dan pemerintah daerah diminta untuk segera membuat Rumah Sakit Daerah.

BeritaTerkait

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026

Dalam aksinya di halaman Gedung Sate tersebut, mereka menuding akibat sikap dan perlakuan RSHS itu telah menyebabkan kematian Ayoh (54), warga Kampung Sidodadi RT 33 RW 11, Kelurahan Pasirkareumbi, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Senin (14/6) pukul 02.30 WIB lalu, akibat kelalaian  dari RSHS.

Ayoh merupakan pasien rawat jalan RSHS yang menggunakan fasilitas jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), yang mengidap suspek tumor ganas ovarium pada bagian perut sejak 2007. Akibat penyakitnya itu, perut Ayoh membesar hingga berat perutnya diperkirakan mencapai 20 kilogram.

“Peristiwa meninggalnya Ayoh di RSUD Ciereng, diduga akibat lambatnya pelayanan RSHS padahal sudah 2 bulan berobat jalan atau sudah 19 kali bolak-balik Subang-Bandung, tapi tidak ada kejelasan dari RSHS kapan dia dioperasi," kata koordinator aksi Asep Sumarna Toha.

"Ayoh adalah satu dari sekian banyak pasien miskin yang mengalami pelayanan buruk RSHS," tegasnya. Massa pun menuntut untuk mencopot Direktur RSHS demi hak warga miskin, dan bentuk tim pengawas independen untuk mengawasi pelayanan RSHS. (hermanto)

Previous Post

Polda Jabar Gelar Sepeda Santai

Next Post

Fraksi Demokrat Jabar Telaah Silpa APBD Jabar Rp. 3 Trliun

Related Posts

TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
TNI-POLRI

Pantang Menyerah, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembatan

8 November 2026
TNI-POLRI

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
Next Post

Fraksi Demokrat Jabar Telaah Silpa APBD Jabar Rp. 3 Trliun

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021