Mereka yang hadir terlihat antuasias mengikuti doa dan sholawat. Tak sedikit pula jemaah dari kalangan muda membentangkan bendera-bendera berukuran besar, bergambar para ulama, di antaranya KH Hasyin Asy’ari, KH Maimoen Zubair, Habib Syech dan Habib Ali Zain Abidin Assegaf.
Dalam sambutannya, Muhammad Akmal Arofi dari Garda Pendowo menyampaikan, kegiatan doa dan sholawat yang dilakukan oleh Garda Pendowo rencananya dalam waktu ke depan masih akan melakukan safari ke beberapa wilayah khususnya Jawa Tengah.
“Sementara ini nanti kami akan istirahat dulu, dan berjumpa kembali di tanggal 27 Januari di Kendal, 28 Januari di Rembang, kemudian 29 Januari di Sleman, 30 Januari di Karanganyar dan 4 Februari di Kebumen,” katanya.
Dia juga mengatakan, kegiatan doa dan sholawat yang digelar di beberapa tempat sebelumnya selalu dikuti oleh ribuan jemaah. “Kemarin (Minggu, 21/1/2024) kami habis dari Jepara dan mendapat sambutan luar biasa walaupun hujan sekitar 7 ribu sampai 8 ribu jemaah memadati Lapangan Ngabul, Kecamatan Tahunan. Malam ini juga sama, jemaah sampai ke belakang moga-moga jemaah yang hadir diberi kesehatan, rizki yang berkah dan barokah,” katanya.












