Bandung, BEDAnews
Warna-warni bendera dari berbagai aliansi dan organisasi buruh dan mahasiswa, yang menggerakkan ribuan buruh serta mahasiswa dari bebargai elemen dan organisasi, tumpah ruah di depan gerbang gedung Sate, jalan Diponegoro dan lapangan gasibu Bandung, Rabu, (1/5).
Buruh dan mahasiswa yang memeriahkan hari Buruh International ini (May Day) dengan melakukan orasi yang menuntut upaya perbaikan hidup dan penghapusan praktek system kerja kontrak serta menuntut revisi Permen Tenaga Kerja dan transmigrasi No.13/2012 yang mengatur item komponen KHL dari 60 item menjadi 84 item.
Berbagai poster dan berbagai bendera organisasi buruh dikibarkan diantaranta SPSI 1992, FSPMI, FAMN, Kasbi, dan KSN, KSPI.Aliansi pemuda dan Mahasiswa Bandung.
Ribuan buruh yang datang dengan kendaraan roda 2 dan Bus ini sebelum sampai di depan gedung Sate, para buruh mengedor beberapa perusahaan untuk mengajak para buruh bersama melakukan aksi damai di Gedung Sate sebagai titik aksi peringatan hari buruh sedunia (Mayday) tingkat Jawa Barat.
Hardjono, koordinator SPSI 1992 Cimahi, mengatakan bahwa kesejahteraan kaum buruh akan terus diperjuangkan bila pemerintah belum bisa memenuhinya. "Kami merasa belum sejahtera, kami akan terus melakukan tuntutan bila pemerintah masih bertepuk sebelah tangan dalam membela nasib kaum buruh," ujarnya.
Pada intinya para buruh menuntut penghapusan praktek sistem Kerja Kontrak, penghapusan Outsourcing, kepastian kerja, upah dan jaminan masa depan (hari tua), stop pemberangusan serikat pekerja, berikan beasiswa untuk anak buruh, jadikan 1 Mei hari libur Nasional. Selain itu para buruh juga menolak adanya iuran 2% dari pekerja/buruh untuk BPJS Kesehatan.
Aksi demo yang dikawal aparat dari Kepolisian Brimob dan juga nampak POM AD berjalan lancar dan damai. Namun demikian ada ribuan aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP disiagakan di sekitar gedung Sate untuk mengantisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolrestabes Bandung Kombes Polisi Abdul Rahman Baso kepada Wartawan di depan gedung Sate mengatakan, untuk mengamankan peringatan hari buruh internasional hari ini, pihak Polrestabes Bandung menurunkan sebanyak 2.386 personel, BKO Polda Jabar 240, Kodim 310 serta 80 personel lain seperti Damkar, Pol PP dan PMI.
Dipaparkannya juga, pengamanan hari buruh di Bandung dibagi empat ring. Terdiri dari Gedung Sate, Gedung DPRD kota Bandung, Kantor Disnakertrans Jabar, dan Gedung PHI Industrial Bandung. (hermanto)











