Selanjutnya, Kadispenad mengungkapkan, saat ini satuan jajaran TNI AD yang ada di wilayah tengah melakukan pendampingan dan mendata keluarga berpotensi risiko stunting berkoordinasi dengan instansi terkait yang ada di wilayah, juga menyiapkan fasilitas air bersih dan MCK yang layak guna menekan potensi risiko stunting dengan memberikan bantuan sembako, obat-obatan dan vitamin kepada anak-anak balita penderita stunting.
Upaya yang dilakukan TNI AD dalam penanganan kasus stunting di tanah air merupakan wujud implementasi Tujuh Perintah Harian Kasad dan Delapan Wajib TNI bahwa, kehadiran TNI senantiasa menjadi solusi di tengah-tengah kesulitan rakyat. Karena TNI berasal dari rakyat, bersama rakyat dan untuk rakyat. (Red/Dispenad).











