Namun, ia memberikan catatan kritis bahwa, pengawasan manusia tetap menjadi faktor paling krusial untuk menjaga aspek etika dan kualitas informasi demi menghindari risiko disinformasi serta bias algoritma yang sering muncul.
Perspektif internasional dihadirkan oleh Prof. Dr. Gerald Goh Guan Gan dari Multimedia University Malaysia dan Assoc. Prof. Dr. Wan Mohd Hirwani dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Mereka sepakat bahwa AI tidak hadir untuk menggantikan peran manusia dalam bisnis dan pemasaran, melainkan sebagai mitra sinergis.
Melalui otomatisasi tugas rutin, komunikator justru didorong untuk naik kelas ke peran yang lebih strategis, kreatif, dan inovatif guna meningkatkan daya saing di era ekonomi digital yang berbasis data.











