*21 Bintang Tanda Jasa, Modal Moral dan Keteladanan*
Selain jalur komando, Hersan juga disebut memiliki legitimasi moral di internal TNI. Ia merupakan alumni AAL 1994 dan tercatat meraih 21 bintang tanda jasa.
Menurut Dar Edi, penghargaan bukan sekadar simbol, tetapi penanda panjangnya penugasan dan konsistensi kinerja.
“Bintang tanda jasa itu akumulasi. Itu rekam pengabdian. Dan itu penting untuk kepemimpinan yang akan mengomandoi seluruh TNI AL,” katanya.
*Suksesi Kasal dan Kebutuhan Pemimpin “Kelas Negara”*
Dar Edi menegaskan, Kasal berikutnya harus menjadi figur “kelas negara,” bukan hanya kelas satuan.
Ia menilai, Hersan punya keunggulan karena pernah berada di titik-titik strategis negara, termasuk menjadi ajudan Presiden dan Sesmilpres, sehingga memahami cara kerja pengambilan keputusan nasional.













