Dar Edi menilai, fase Hersan sebagai Pangkoarmada III adalah salah satu catatan paling menentukan, mengingat wilayah tersebut merupakan kawasan strategis Indonesia timur yang bersinggungan dengan jalur lintas internasional dan dinamika geopolitik.
*Punya Nilai Plus: Operasi Gabungan dan Tata Kelola*
Dar Edi juga menyoroti jabatan putra asli Babel saat ini sebagai Irjen TNI. Menurutnya, posisi itu bukan sekadar pengawasan internal, melainkan ruang strategis yang membuat seorang perwira memahami standar kesiapan tempur lintas matra, sistem pengadaan dan dukungan logistik, tata kelola dan disiplin organisasi, kontrol akuntabilitas anggaran pertahanan.
“Ke depan, Kasal tidak cukup hanya jago operasi. Ia harus kuat dalam governance. Karena kekuatan laut modern itu mahal dan kompleks. Di sinilah pengalaman Hersan jadi nilai tambah,” ujar Dar Edi.













