BANDUNG. BEDAnews.com – Refocusing dan realokasi anggaran tanpa adanya pembicaraan lebih dahulu dengan lembaga legisalatif atau DPRD sebagai bagian dari perencana dan pembahasan anggaran, dinilai bikin repot, karena berkaitan dengan target-target yang telah ditentukan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).
Hal ini dikatakan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady melalui pesan tertulisnya kepada BEDAnews.com. Rabu (9/6).
“Ini repot juga, karena kaitannya bukan apa-apa tetapi pada target-terget yang telah ditentukan dalam RPJMD, Kan ini sudah ada target, dukungan anggaran ini pasti berkaitan dengan target yang sudah kita sepakati dalam RPJMD. Kalau kemudian ini dipangkas. Tak..Tak.. Tak…pasti targetnya tidak akan tercapai, bisa dipastikan. !” Sebutnya













