Menurutnya, berdasarkan ayat yang disebutkan diatas bahwa anak/orang yang baik adalah:
- Bertauhid dan tidak menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
- Birrul walidain (berbakti kepada ibu bapak).
- Berbuat baik kepada sesama manusia.
- Tidak sombong dan bangga diri.
Dipaparkan Prof Rusdiana, anak shalih yang berciri-ciri seperti digambarkan pada surah an-Nisa` 36 itulah yang sanggup menjawab tantangan zaman. Yang sanggup mengatur dunia ini dalam rangka taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan hal itu merupakan karunia dariNya kepada siapa yang Dia Kehendaki. Perhatikan Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala “
“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shalih. Bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhaiNya untuk mereka. Dan Dia benar-benar akan mengubah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahKu dengan tiada menyekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. An-Nur: 55).













