Melalui pendekatan Arkoun yang kritis dan pemikiran Yudian yang membumi, gagasan ini menawarkan pandangan segar bagi anak muda zaman now. Pancasila tak lagi terasa sebagai doktrin tua yang berjarak, melainkan panduan hidup yang asyik, inklusif, dan relevan dengan dinamika anak muda kekinian.
Istimewanya, hasil olah pikir tajam yang dirajut penuh ketelitian ini bakal segera diterbitkan secara nasional. Buku atau karya ilmiah populer ini diproyeksikan menjadi bacaan wajib yang renyah—tak hanya bagi para akademisi di ruang kuliah, tetapi juga bagi generasi Z dan milenial yang haus akan gagasan pembaruan berbangsa tanpa kehilangan akar religiusitasnya.
Pertemuan siang itu ditutup dengan kehangatan khas santri: diskusi interaktif, tawa lepas, dan foto bersama. Dari sudut sunyi Sekarsuli Banguntapan, sebuah narasi besar tentang Pancasila yang segar dan adaptif tengah berhembus ke seluruh penjuru Nusantara. (MRM/Red)













