“Satu sisi lain kami belum pernah survei ke sana seperti apa tempatnya, aksesnya bagaimana, dan masa depan kami akan seperti apa,” ujarnya.
Meski begitu, Budi menegaskan dukungannya terhadap program normalisasi Sungai Sukalila. Namun ia meminta jaminan agar pedagang dapat kembali setelah proyek selesai.
“Silakan dinormalisasi, kami tidak menolak. Tapi kalau kami dibongkar, syaratnya harus didirikan lagi setelah selesai,” tegasnya.
Ia menilai solusi ideal bukan sekadar memindahkan pedagang ke gedung bertingkat, melainkan menata kawasan secara kolaboratif.
“Kalau kami lari ke atas gedung, berarti kami bukan mau jualan, tapi seperti pameran seni. Jualan itu di jalan, bukan di gedung,” katanya.
Paguyuban berharap adanya audiensi lanjutan hingga tercapai kesepakatan yang tidak merugikan pedagang.













