“Setiap rupiah yang dikelola adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan sepenuhnya. Tidak boleh ada celah bagi praktik KKN. Transparansi adalah kunci membangun kepercayaan publik dan internal organisasi. Selain itu, personel korps suplai juga harus senantiasa menegakkan akuntabilitas, meningkatkan profesionalisme, menjaga etika dan moral serta memelihara semangat kerja,” tegas Sekdiskual mewakili sambutan Kadiskual.
Melalui momentum Rakernisku ini, diharapkan dapat terjalin komunikasi dan koordinasi yang lebih solid diantara komunitas keuangan TNI AL, sehingga mampu mewujudkan badan keuangan yang lebih profesional, modern, dan berintegritas di masa depan. (Red).













