Saat Perang Dunia II, Gua Belanda berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi tentara Belanda, serta sebagai pusat komunikasi militer yang aman dari serangan udara. Lokasinya yang strategis di pegunungan Dago memberikan perlindungan yang baik, menjadikannya sebagai markas yang aman. Selain itu, gua ini juga digunakan untuk menyimpan amunisi dan persediaan logistik perang.
Setelah Indonesia meraih kemerdekaannya, Gua Belanda kembali berfungsi sebagai lokasi penyimpanan senjata bagi para pejuang kemerdekaan. Penggunaan gua ini oleh pihak rebel (pemberontak) yang berjuang melawan penjajahan menambah lapisan narasi sejarah yang mengelilinginya, menjadikannya saksi bisu dari perjuangan rakyat Indonesia.
“Ternyata tidak terlalu jauh, kita telah melewati Gua Belanda, kita sudah sampai di pintu depan gua,” kata Danpussimpur sambil tersenyum.












