Fansha mengungkapkan, meski capaian CKG di wilayahnya tergolong tinggi, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah tantangan. Rendahnya minat masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, serta keterbatasan alat kesehatan menjadi kendala yang harus diatasi melalui berbagai terobosan.
Sebagai solusi, Puskesmas Melati menghadirkan inovasi layanan jemput bola dengan menyasar pelajar melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Melalui pendekatan ini, pemeriksaan kesehatan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan MPLS di sejumlah sekolah menengah atas dan kejuruan di Kuala Kapuas, di antaranya SMA Negeri 2 Kuala Kapuas, SMK Negeri 1 Kuala Kapuas, SMK Negeri 2 Kuala Kapuas dan SMK Negeri 3 Kuala Kapuas.
Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan melakukan berbagai pemeriksaan, mulai dari skrining status gizi, kesehatan mata dan telinga, hingga pemeriksaan kesehatan mental siswa. Langkah ini diharapkan mampu mendeteksi dini berbagai potensi masalah kesehatan sekaligus membangun budaya hidup sehat sejak usia sekolah.













