Sementara jenis-jenis Pupuh, dantaranya
1. Asmarandana, menggambarkan asmara, kasih sayang, dan cinta.
2. Balakbak, menggambarkan guyon atau banyol (Humor).
3. Dangdanggula, menggambarkan ketentraman, keheningan, Keagungan, dan kegembiraan.
4. Durma, menggambarkan amarah, sombong, motivasi, dan semangat.
5. Gambuh, menggambarkan kesedihan, kesusahan, atau rasa sakit.
6. Gurisa, menggambarkan orang yang melamun penuh hayalan.
7. Jurudemung, menggambarkan rasa bingung yang susah dalam kehidupannya.
8. Kinanti, menggambarkan kekesalan hati, kekwatiran, atau rasa sayang.
9. Ladrang, menggambarkan orang yang suka guyon tapi tujuannya menyindir.
10. Lambang, menggambarkan orang suka guyon tapi guyonnya seakan menjadi pemikiran semua yang mendengar.
11. Magatru, menggambar rasa sedih, menyesal terhadap prilakunya sendiri, atau berupa menasehati.
12. Maskumambang, menggambarkan penderitaan, dan kepedihan hati.
13. Mijil, menggambarkan kesedihan namun memotivasi dirinya untuk bangkit.
14. Pangkur, menggambarkan rasa marah tertahan, atau saat menghadapi tugas yang berat.
15. Pucung, menggambarkan rasa amarah terhadap diri sendiri, atau kekesalan karena tidak sesuai dengan harapan.
16. Sinom, menggambarkan rasa gembira dan rasa cinta.
17. Wirangrong, menggambarkan rasa malu akibat perbuatannya sendiri.











