KAB. BANDUNG || bedanews.com — Hutan Sancang Garut selalu menjadi alternatif bagi orang yang menginginkan sesuatu. Dengan membawa sesajen yang diperintahkan kuncen, warga bisa melakukan ritual dengan melakukan semedi dan tidak boleh tidur sekejap pun sehari semalam.
Kedatangan orang kota ke Sancang, menurut salah seorang warga sekitar, Asep, cenderung menginginkan hajatnya bisa sukses. Selain meminta kekayaan, kelanggengan jabatan, perjodohan, juga hal lainnya bisa dilakukan disini.
“Masalah jadi atau tidaknya tergantung dari niat kita yang mempunyai maksud,” katanya melalui telepon, Sabtu 12 Pebruari 2022.
Asep menuturkan, terlepas dari musyrik atau tidaknya hanya Alloh yang tahu. Namun setiap malam Selasa dan Jum’at banyak mengunjungi lokasi tersebut.
Sementara masyarakat disekitarnya, disebutkannya, memanfaatkan situasi dengan menjual perlengkapan sesajen, dari kembang, kemenyan, dupa, bahkan aneka minyak wangi dan benda lainnya tersedia di tempat itu.
Ketika ditanyakan orang mana saja yang berkunjung, Asep hanya tersenyum saja, tapi ia menuturkan, selain orang Jawa Barat, dari luar pulau pun ada yang datang ke Sancang.
“Biasanya diinginkan penziarah atau pengunjung itu berupa Kadugalan, Kawedukan, Karahayuan, dan Pangasihan, yang tentunya persyaratan yang diminta kuncen akan berbeda-beda pada sesajennya,” pungkasnya. ***













