Sumedang, BEDAnews
Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) di Kab. Sumedang tahun ini yang belum tersalurkan kepada masyarakat penerima manfaat akibat masih diproses di kantor Kementerian Kesehatan, mencapai 52.139 kartu dari kuota peserta Jamkesmas tahun 2013 sebanyak 366.133 orang.
“Kartunya belum dikirim ke kita. Oleh karena itu, bagi peserta Jamkesmas yang belum mendapatkan kartu, mohon bersabar. Kita akan berupaya secepatnya, agar kartunya bisa segera keluar. Tidak akan lama, paling hanya semingguan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sumedang, Retno Ernawati, S.Sos., M.M., dalam jumpa pers di UPTD Jaminan Pelayanan Kesehatan Daerah (JPKD) di Jln. Prabu Geusan Ulun, Sumedang, Kamis (14/1/13), yang dihadiri Direktur RSUD Sumedang, dr.Hilman Taufik WS dan Kepala PT Askes Persero Cabang Sumedang, Cecep Heri Suhendar.
Menurut Retno, meski 52.139 orang peserta Jamkesmas belum memiliki kartu, namun data mereka sudah masuk ke dalam master file (file utama) di PT. Askes. Ketika datanya sudah masuk master file, secara aturan mereka sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di puskesmas maupun rumah sakit.
“Nah, tinggal keputusannya ada di PT Askes. Bisa tidak peserta Jamkesmas yang belum punya kartu, dilayani secara gratis di puskesmas atau rumah sakit, sambil menunggu kartunya keluar. Sebab, yang mengeluarkan Surat Keabsahan Peserta (SKP) Jamkesmas untuk pengobatan dan perawatan di puskesmas dan rumah sakit, PT Askes,” kata Retno.
Sementara itu, Direktur RSUD Sumedang, dr. Hilman Taufik mengatakan, sepanjang sesuai prosedur, semua peserta Jamkesmas bisa dilayani secara gratis di rumah sakit. Prosedur tersebut, yakni peserta harus memegang kartu Jamkesmas dan membawa SKP dari PT Askes.
“Jadi, kalau semua prosedurnya sudah ditempuh, kami siap melayani pasien Jamkesmas untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan gratis di rumah sakit,” tuturnya. (Sighar)











