“Membuat silaturahmi antar PTS menjadi lebih erat. Dari yang dulunya mungkin dianggap dalam tanda petik pesaing, justeru sekarang harus bersanding,” pungkasnya.
Perwakilan dari wilayah Barat Indonesia, Dekan FISIP Universitas Al Muslim, Bireun-Aceh, Rahmat S.Sos., M.AP, memandang, pertemuan ini sebagai momentum yang luar biasa. Ini bisa menjadi sebuah wadah dalam memberikan kontribusi, pemikiran dan ide bagi kemajuan pendidikan di Indonesia ke depan.
“Bagi kami tentunya dari Aceh, ini merupakan sebuah peluang dan tantangan ke depan, bahwa bagaimana kita merajut keberagaman Indonesia ini,” ujarnya.
“Kita dapat bersinergi dengan berbagai perguruan tinggi. Kita juga bisa saling bertukar ilmu dan pengalaman,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, perwakilan dari wilayah Timur Indonesia melalui Dekan FISIP Universitas Yapi, Papua, Usman Pakasi menilai, hadirnya FK-DKISIP terkait program MBKM ini sangat positif. Dengan adanya forum ini dapat saling mengisi satu sama lain.













