KAB. BANDUNG || bedanews.com — Insya Alloh tahun 2025 nanti Kabupaten Bandung akan memiliki SLB Negeri di wilayah Dayeuhkolot, hal itu dikatakan Toni Permana, sebagai bentuk implementasi hak para anak berkutuhan khusus untuk mendapatkan hak belajar juga perlakuan sama dengan warga lainnya.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Bandung itu menambahkan, ia sudah berkoordinasi dengan Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dan Provinsi Jawa Barat. “Alhamdulillah mereka semua respon dan siap mendorong agar SLB yang direncanakan bisa segera dioperasionalkan,” katanya di ruang fraksi, Kamis 22 Agustus 2024.
Pendirian SLB ini diharapkan Toni bisa berdampak positif bagi perkembangan kehidupan anak-anak spesial itu, begitu juga dengan wawasannya bisa bertambah, namun yang pasti para abk tersebut bisa terhindar dari pembulian orang. Itu memang kerap banyak terjadi.
Pembangunan SLB itu, lanjutnya, berdiri di atas lahan SD Negeri 1 Dayeuhkolot yang berada Kampung Pasigaran Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung yang sudah cukup lama tidak beroperasional, sehingga ada inisiatif dari Yayasan Nurul Iman untuk mendirikan SLB.
Toni mengakui dalam pendirian SLB itu menjadi fasilitator kepada instansi terkait dan Bupati Bandung. Melalui pembicaraan langsung ia merasa bersyukur karena mendapat tanggapan bagus dari semua pihak. Namun perlu dijelaskan, ia hanya membantu bukan yang mendirikan. Karena itu sudah merupakan kewajibannya sebagai wakil rakyat.
Dari semua ABK itu, Toni, sebagian besar merupakan warga yang tidak mampu. Hal tersebut yang menjadi 11pemikiran bersama mengenai bagaimana cara menanggulangi permasalahan sosial yang seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab semua. Dan ABK itu kadangkala daya pikirnya dan kepintarannya bisa melampaui orang-orang biasa.
“Hanya karena ada kekurangan pada fisik saja yang menjadikan mereka para ABK, kadangkala menjadi pembulian warga yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.***













