Dalam RUPS juga telah menghasilkan keputusan rapat berupa penetapan penggunaan Laba Bersih
Atribusi Pemilik Entitas Induk Perseroan Tahun Buku 2022 sebesar Rp 650.369.436.698,
seluruhnya sebagai cadangan.
“Dari hasil tersebut terlihat bahwa laba bersih yang dihasilkan oleh PT Pos Indonesia (Persero) tahun Buku 2022 merupakan laba terbesar sepanjang sejarah berdirinya PT Pos Indonesia (Persero). Hal ini merupakan prestasi tersendiri yang harus tetap dipertahankan dan menjadi tantangan PT Pos Indonesia (Persero) untuk dapat terus meningkatkan kinerja. Sebagai catatan kenaikan aset sebesar 15,1 % atau sebesar 1,289 T dipengaruhi oleh penetapan kembali nilai aset properti investasi sedangkan Liabilitas meningkat sebesar 2,5% dipengaruhi oleh kenaikan
perhitungan aktuaris 2022 sebesar 349 M. Sementara EBITDA mengalami peningkatan sebesar 12% dibanding tahun 2021 dipengaruhi oleh kenaikan laba operasi.” Demikian disampaikan Tata Sugiarta sebagai Corporate Secretary PT Pos Indonesia (Persero).













