Dalam rangka penugasan ini, PT Pos Indonesia (Persero) memikul dua tugas besar. Pertama, adanya beban masa lalu sebelum terjadinya liberalisasi. Kedua, penugasan PSO (Public Service Obligation) yang belum mendapatkan kompensasi sesuai dengan tugas yang dipikul.
Saat ini, kondisi PT Pos Indonesia (Persero) masih stabil baik dari sisi kinerja atau pelayanan. “Kami perlu modal kerja untuk mendanai operasi, mendanai tagihan, dan lain-lain. Modal kerja itu dipinjam dari bank. Pinjaman ini unpledged, artinya tidak ada aset yang diagunkan. Membayar gaji termasuk dalam biaya operasi. Tapi bukan berarti pinjam uang untuk bayar gaji,” ujarnya.
Perputaran uang di Pos Indonesia per bulan rata-rata sekitar Rp20 triliun, karena pos memiliki jasa keuangan. Pos mendapat rating A- dari lembaga pemeringkat nasional terkemuka PEFINDO.













