“Biaya sewa tempat dengan harga sangat terjangkau Rp 1,3 juta sudah termasuk gerai, fasilitas listrik, dan air, serta sistem point of sales. Bahkan, selama masa pandemi diberikan relaksasi sewa bulanan dengan mengenakan sewa Rp 0 atau gratis sejak April 2020,” ujarnya, Jumat (26/2).
Silvia menjelaskan, untuk pelatihan bagi pelaku masih terus dilakuan secara virtual terutama untuk sektor fesyen dan kriya tentang berinovasi dan mengidentifikasi kebutuhan baru akibat pandemi seperti, membuat masker, kreasi konten digital, dan pelatihan pemasarannya.
“Ke depan kita sedang menjalankan proses transformasi digital, bukan hanya perusahaan PT MRT Jakarta saja. Namun, juga terhadap ekosistemnya yaitu, mitra, termasuk UMKM. Kita akan munculkan semua profil UMKM di aplikasi MRT-J kita,” terangnya dilansir dari beritajakarta.id.













