Tidak terbatas hanya pembangunan jembatan, guna mewujudkan kondisi sarpras transportasi yang layak, kegitan pembangunan sasaran fisik TMMD juga menyentuh talud jalan barat dan timur jembatan serta kanan kiri jalan. Tentunya paket pembangunan jembatan dan talud jalan ini sangat dinanti-nantikan oleh warga masyarakat Desa Bulu, khususnya Dukuh Bibis dan Gupit. Diharapkan dengan terbangunnya jembatan dan talud jalan ini akan meningkatkan kualitas sosial ekonomi masayarakat setempat.
Kegembiraan atas dibangunnya sarpras transportasi diungkapkan oleh salah seorang warga Dukuh Gupit, Damun (60) yang mengungkapkan, saya ini sudah tua, sejak jaman dahulu penyerangan jalan yang melintasi sungai Midodareni ini belum pernah dibangun. “Selama ini kami menyeberang dari Gupit ke Bibis lewat jembatan sesek (anyaman bambu) yang hanya bisa dilewati dengan berjalan kali atau sepeda motor, itupun tidak bisa membawa beban hasil panen sawah dan ladang kami,” ujarnya.













