Pertanian, industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan menjadi sektor-sektor dengan angka serapan dominan sebesar Rp3,6 triliun, terdiri dari Rp154 miliar untuk pertanian, Rp794 miliar untuk industri pengolahan, Rp1,35 triliun untuk konstruksi, dan Rp1,34 triliun untuk perdagangan. Sedangkan sisa Rp1,69 Triliun dikucurkan untuk sektor-sektor produktif lainnya.
Berdasarkan segmen kredit, sesuai dengan pipeline yang disusun berdasarkan program bjb PENtas, penyaluran kredit segmen komersial & korporasi menjadi prioritas lantaran sifatnya yang padat karya dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. Segmen UMKM juga menjadi perhatian khusus di mana ribuan debitur UMKM telah mengakses pembiayaan dari bank bjb. Secara total, jumlah debitur yang beroleh stimulasi pembiayaan dari kucuran dana PEN ini lebih dari 10 ribu.











