Negara lain yang juga menjalankan program makan sekolah dalam skala besar antara lain Rusia (18,0 juta), Mesir (13,7 juta), Pakistan (10,04 juta), Nigeria (9,99 juta), serta Prancis (9,56 juta).
Data global tersebut menunjukkan bahwa dari 174 negara di dunia, baru 107 negara yang menjalankan program makan sekolah sebagai program nasional. Fakta ini menegaskan bahwa, Indonesia termasuk dalam kelompok negara yang secara serius menjadikan pemenuhan gizi anak sebagai prioritas pembangunan.
Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program pemberian makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Dengan gizi yang lebih baik, anak-anak Indonesia diharapkan tumbuh lebih sehat, memiliki daya pikir yang kuat, serta mampu bersaing di tingkat global.













