Ia menambahkan bahwa perbaikan kualitas gizi harus menjadi perhatian bersama, mengingat dampaknya yang sangat besar terhadap masa depan bangsa. Menurutnya, generasi yang sehat dan cerdas hanya dapat terwujud jika kebutuhan gizi terpenuhi secara konsisten sejak dini.
Selain itu, Nurhadi juga menyoroti bahwa Program MBG tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keterlibatan petani, peternak, serta pelaku usaha lokal dalam rantai pasok bahan pangan menjadi nilai tambah yang memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Pemenuhan gizi seimbang dinilai menjadi kunci dalam mencegah dampak jangka panjang yang dapat memengaruhi kualitas hidup anak hingga dewasa. Program MBG sendiri menyasar berbagai kelompok, mulai dari anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita. Pelaksanaannya mengedepankan prinsip makanan yang bergizi, aman, higienis, serta berbasis bahan pangan lokal.













