Produk pertanian lain yang dikembangkan meliputi sayur mayur, cabai, tomat, terong, dan timun.
Selain panen, Menteri Agus juga melakukan peninjauan terhadap beberapa sektor peternakan dan perikanan, termasuk kambing, kerbau, ayam, serta budidaya ikan.
Ia juga meninjau persiapan proyek budidaya udang vaname yang akan dikembangkan di atas lahan seluas 61,5 hektare di wilayah Bantar Panjang dan Pasir Putih.
“Total 167,194 hektare area Pulau Nusakambangan saat ini sedang kami optimalisasi untuk menjadi lumbung ketahanan pangan dan masih berpotensi akan lebih dikembangkan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa program ketahanan pangan tidak semata berfokus pada produksi, tetapi juga pemberdayaan warga binaan.
“Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana kami mampu memberdayakan dan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terlibat dalam program mulia ini sebagai bagian dari pembinaan. Kembali ke masyarakat menjadi warga yang berketerampilan dan diharapkan dapat berperan positif dalam pembangunan negara,” ungkap Agus.












