Ia mengungkapkan, sejauh ini progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayahnya bervariasi.
“Capaian di setiap titik sejauh ini berbeda. Tertinggi di Blitar, rata-rata sudah di atas 40 persen, bahkan ada yang mencapai 50 persen,” ujarnya.
Ke depan, pembangunan jembatan ini diharapkannya dapat segera rampung supaya manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Kolonel Untoro menjelaskan, spesifikasi jembatan yang dibangun di wilayahnya terbagi menjadi tiga jenis, yakni jembatan gantung, jembatan kabel pancang dan jembatan beton.
Menurutnya, pemilihan spesifikasi tersebut disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing lokasi serta kebutuhan masyarakat setempat, sehingga jembatan yang dibangun dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan. (Red).













