“Apakah militer yang profesional adalah militer yang semata-mata fokus pada perang dan pertahanan eksternal, atau justru militer yang mampu beradaptasi dengan berbagai kebutuhan strategis bangsa?” tulis Budhi membuka pembahasannya.
Budhi menjelaskan, konsep profesionalisme militer klasik (old professionalism) diperkenalkan oleh ilmuwan politik Samuel P. Huntington melalui karya monumentalnya The Soldier and the State. Huntington menempatkan profesionalisme militer pada tiga pilar utama, yakni keahlian (expertise), tanggung jawab (responsibility), dan semangat korps (corporateness). Dalam perspektif tersebut, militer profesional adalah institusi yang fokus pada fungsi pertahanan negara, menjauhi politik praktis, serta tunduk kepada otoritas sipil melalui konsep objective civilian control.













