Prof. Zudan turut mendorong Pemerintah Kota Madiun memperkuat institutional branding dengan memublikasikan berbagai capaian, inovasi, dan praktik baik penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, inovasi yang telah dibangun perlu disampaikan secara aktif melalui media sosial dan kanal komunikasi resmi pemerintah agar semakin banyak masyarakat mengetahui serta memanfaatkannya. Salah satu inovasi yang menjadi contoh adalah Super App Pecel Tumpang yang dinilainya mendukung transformasi digital pelayanan di Kota Madiun.
Dengan arahan Kepala BKN tersebut, Plt. Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Zudan beserta jajaran BKN untuk berbagi pengalaman dan memberikan arahan terkait pengelolaan manajemen ASN. Ia menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Madiun untuk mengembangkan manajemen talenta sebagai dasar pemetaan potensi dan kompetensi ASN. Ia berharap dengan penerapan manajemen talenta, Pemkot Madiun dapat mengidentifikasi pegawai berdasarkan kapasitas dan kinerjanya, sekaligus menyiapkan talenta yang mampu mendukung pencapaian visi dan misi daerah.













