Prof. Zudan menjelaskan bahwa, dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk penyediaan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Dengan estimasi biaya pembangunan Hunian Sementara (Huntara) sebesar Rp15 juta per-unit, dana yang terkumpul dapat digunakan untuk membangun sekitar 70 unit hunian.
Selain hunian dan kebutuhan dasar, Korpri Nasional juga menyalurkan bantuan pendukung bagi operasional pemerintahan di daerah terdampak bencana. “Beberapa kantor pemerintahan mengalami gangguan operasional. Oleh karena itu, bantuan juga mencakup pengadaan peralatan kerja seperti laptop dan genset, serta perlengkapan dinas bagi ASN yang terdampak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prof. Zudan menegaskan bahwa, Korpri Nasional berkomitmen untuk menyalurkan seluruh bantuan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami memastikan bahwa setiap bantuan yang diterima akan segera disalurkan sesuai prioritas kebutuhan di lapangan,” tegasnya.











