Mahmud memaparkan suskesi rektor UIN Bandung merupakan ikhtiar bersama dalam menciptakan model pergantian kepemimpinan di PTKIN yang berbasis akhlakul karimah.
Untuk itu, Ia berpesan kepada para kandidat rektor agar konsep wahyu memandu ilmu dalam bingkai akhlakul karimah tetap menjadi acuan untuk berkontestasi dan berkompetisi agar nanti menjadi role model damai dan beradab.
“Untuk itu saya titip dalam berikhtiar jadi Rektor dengan tetap mengedepankan Wahyu Memandu Ilmu berbasis akhlak mulia, akhlak karimah. Jangan lakukan debat yang mencaci maki. Melalui deklarasi damai ini diharapkan para kandidat rektor yang berjumlah 13 ini jadi role model yang penuh kedamaian, sejuk, santun, tidak menimbulkan konflik, tidak ada pihak lain yang dibusukan saat berkontestasi. Silahkan buka ruang-ruang ikhtiar selebar-lebarnya untuk menjemput takdir Rektor. Yu kita pertontonkan segala prestasi, kebaikan tanpa membusukan, menjelekan satu sama lain,” ajak Mahmud.*** har













