Sebagai seorang pakar dalam bidang transformasi organisasi dan kesehatan digital, serta Presiden Perkumpulan Teknik Perumahsakitan Indonesia, saat ini beliau aktif dalam memimpin tim transformasi digital kesehatan di berbagai fasyankes untuk mewujudkan fasyankes di Indonesia lebih selamat, bermutu, aman, ramah dan terjangkau atau fasyankes SMART, sehingga rakyat Indonesia tidak perlu lagi ke luar negeri untuk berobat dan mendapatkan layanan sebanding dengan negara-negara tetangga secara terjangkau di fasyankes dalam negeri.
Beliau juga telah menghitung anggaran kesehatan tahun 2024-2029 yang diperlukan untuk melaksanakan transformasi kesehatan secara menyeluruh dalam rangka mencegah ratusan trilyun devisa RI mengalir ke luar negeri, dan mengupayakan percepatan kenaikan umur harapan hidup warga negara Indonesia.













